Universitas Pertamina Kembali Ukir Prestasi di Kompetisi Migas Nasional
Dinamika industri minyak dan gas yang terus berkembang menuntut lahirnya solusi teknis yang semakin inovatif, khususnya dalam bidang pengeboran. Kompleksitas kondisi lapangan membuat peran generasi muda, terutama mahasiswa teknik, menjadi semakin penting dalam menghadirkan gagasan segar yang relevan dengan kebutuhan industri.
Hal ini kembali dibuktikan oleh Universitas Pertamina melalui prestasi membanggakan yang diraih tim mahasiswanya dalam ajang kompetisi migas tingkat nasional. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi pencapaian akademik, tetapi juga menunjukkan kapasitas mahasiswa Universitas Pertamina dalam merespons tantangan nyata dunia energi.
Kompetisi PETROFORIA sebagai Ajang Adu Inovasi Migas
Drilling Fluid Competition PETROFORIA merupakan salah satu kompetisi bergengsi yang rutin diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Ajang ini diselenggarakan oleh IATMI Student Chapter STT Migas Balikpapan dan berfokus pada pengembangan fluida pengeboran yang efisien, aman, serta aplikatif untuk kebutuhan industri.
Dalam kompetisi ini, peserta tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu menerjemahkan konsep teknik menjadi solusi yang realistis. Universitas Pertamina mengirimkan Tim Kebayoran Fluida untuk berpartisipasi, dan berhasil meraih posisi 1st Runner-Up, sebuah hasil yang menunjukkan kualitas akademik sekaligus kreativitas mahasiswa.
Analisis Kondisi HPHT sebagai Dasar Perancangan
Salah satu tantangan utama yang diangkat dalam kompetisi ini adalah kondisi High Pressure High Temperature atau HPHT. Karakteristik sumur dengan tekanan dan temperatur ekstrem ini sering menjadi sumber masalah dalam operasi pengeboran, mulai dari ketidakstabilan lubang sumur hingga risiko keselamatan kerja. Tim Kebayoran Fluida melakukan kajian mendalam terhadap skenario tersebut dengan menganalisis potensi gangguan teknis yang mungkin muncul.
Pemanfaatan Material Nano dan Bahan Alami
Salah satu aspek menarik dari inovasi Tim Kebayoran Fluida adalah penggunaan kombinasi partikel nano dan bahan alami sebagai aditif fluida pengeboran. Material ini dirancang untuk meningkatkan kestabilan fluida pada suhu dan tekanan tinggi, sekaligus memperbaiki sifat fisik fluida agar lebih adaptif terhadap kondisi sumur.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu harus bergantung pada teknologi mahal, tetapi dapat memanfaatkan sumber daya yang lebih sederhana namun efektif. Dengan strategi tersebut, tim mampu menghadirkan solusi yang efisien, aman, dan tetap memperhatikan aspek lingkungan.
Bagi calon mahasiswa yang tertarik menempuh pendidikan di bidang energi, teknologi, dan rekayasa industri, Universitas Pertamina menawarkan lingkungan akademik yang mendukung pengembangan potensi tersebut. Informasi lengkap mengenai pendaftaran dan program studi dapat diakses melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru di https://pmb.universitaspertamina.ac.id/admisi?src=101.
